Material Konstruksi Kualitas Terbaik !
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Analisa Kelayakan Kayu Dolken/ Cerocok Untuk Konstruksi

Analisa kelayakan kayu dolken/ cerocok sebagai tiang kayu untuk pondasi rumah, gedung, pengaman pantai dan pemecah ombak.

A. Analisa Kelayakan Kayu Dolken/ Cerocok

Kayu Dolken atau yang dikenal dengan istilah populernya “cerocok”, adalah tiang-tiang kayu yang digunakan sebagai pondasi rumah dan gedung bertingkat di tanah rawa, pantai dan daerah dengan dukungan tanah marginal lainnya.

Cek Juga : Harga Kayu Dolken/ Cerocok

Secara umum ada 2 jenis kayu dolken/ cerocok yang biasa dipergunakan pada daerah Riau, yakni Kayu Ubar dan Kayu Mahang. Saat ini lebih dari separuh rumah dan rumah bertingkat menggunakan cerocok kayu sebagai pondasi. Hal ini disebabkan karena harganya masih murah dan lebih mudah di dapatkan.

Cek Juga : Harga Kayu Sinso

B. Keuntungan dan Kerugian

Keuntungan Menggunakan Kayu Dolken/ Cerocok :

  1. Kayu dolken relatif lebih ringan dibandingkan beton atau baja, sehingga lebih mudah dalam pengiriman.
  2. Kekuatan tarik kayu dolken besar, sehingga pada waktu penangkatan untuk pemancangan tidak menimbulkan kesulitan seperti pada tiang pancang precast.
  3. Pemotongannya lebih mudah, apabila tiang kayu ini tidak bisa dibenamkan lagi kedalam tanah.
  4. Kayu dolken/ cerocok lebih sesuai untuk friction pile daripada end bearing pile, sebab tegangan tekanannya relatif kecil.
  5. Kayu dolken/ cerocok relatif fleksibel dan lenting terhadap arah horizontal dibandingkan dengan tiang-tiang pancang selain kayu, maka apabila tiang ini menerima beban horizontal yang tidak tetap, tiang kayu akan melentur dan segera kembali ke posisi setelah beban horizontal tersebut hilang.

Kerugian Menggunakan Kayu Dolken/ Cerocok :

  1. Karena tiang kayu harus selalu terletak di bawah muka air tanah yang terendah agar dapat tanah lama, maka kalau air tanah yang terendah tersebut letaknya sangat dalam, hal ini akan menambah biaya penggaliannya.
  2. Tiang-tiang yang terbuat dari kayu mempunyai umur relatif pendek, jika dibandingkan dengan tiang pancang yang dibuat dari baja atau beton, terutama pada daerah yang tinggi air tanahnya sering naik dan turun.
  3. Pada waktu pemancangan di tanah yang berbatuan, ujung tiang kayu ini dapat berbentuk seperti sapu atau dapat pula ujung tiang ini dapat merenyuk.
  4. Apabila tiang kayu kurang lurus, maka pada waktu dipancang akan menyebabkan penyimpangan arah yang telah ditentukan.
  5. Tiang pancang kayu tidak tahan terhadap zat-zat yang agresif dan jamur yang menyebabkan pembusukan.

C. Wilayah Pemasaran

Pemakaian kayu dolken/ cerocok sebagai tiang pondasi adalah cara tertua dalam konstruksi. Kayu dolken akan tahan lebih lama apabila selalu terendam penuh di bawah muka air tanah.

Baca Juga : Ekspedisi Kapal Tongkang Material Ke Wilayah Riau Pesisir

Kayu dolken/ cerocok ini kami jual terbatas, hanya untuk proyek pengaman dan revitalisasi pantai dan daerah marginal lainnya, pada wilayah Riau Pesisir.

Lihat Juga : Aktivitas Penambangan Batu Sungai Kampar Secara Tradisional

Pengiriman ke lokasi project menggunakan kapal tongkang. Silahkan hubungi kami, guna mendapatkan penawaran harga terbaik.

Edy Zarman

UD. Alam Tabing | Usaha Tambang Rakyat

Tulis Komentar